Dalam modifikasi data akuntansi, sebelumnya kita telah membahas soal Net Operating Working Cap, Operating Cash Flow, dan Free Cash Flow, sekarang kita akan bahas sedikit mengenai Market Value Added dan Economic Value Added.

Market Value Added (MVA) dan Economic Value Added (EVA) pada dasarnya merupakan konsep lain yang digunakan untuk mengukur kinerja manajemen dalam mengelola perusahaan. Suatu perusahaan memiliki nilai buku ekuitas yang tercantum dalam laporan keuangan, namun di samping itu perusahaan juga memiliki nilai pasar yang tercermin dalam harga saham perusahaan tersebut. Selisih atau perbedaan antara nilai pasar dengan nilai buku ekuitas ini kita sebut dengan Market Value Added (MVA). Dengan MVA, kita dapat mengukur sejauh mana kinerja manajemen dalam mengelola dan menghasilkan nilai bagi perusahaan. MVA dirumuskan sebagai berikut:

MVA = Nilai Kapitalisasi Pasar – Nilai Buku Ekuitas

Misalkan ekuitas yang tercantum dalam laporan posisi keuangan Per 31 Desember 20X5 PT. Accorner adalah sebesar Rp 2 triliun dengan jumlah saham beredar adalah 100.000.000 lembar, harga saham PT. Accorner saat itu adalah sebesar Rp 30.000,- sehingga market capitalization atau nilai pasarnya adalah (100.000.000 x Rp 30.000) Rp 3 Triliun, dengan demikian MVA PT. Accorner adalah sebesar (Rp 3 Triliun – Rp 2 Triliun) Rp 1 Triliun. MVA sebesar Rp 1 Triliun ini dapat berarti bahwa manajemen telah berhasil meningkatkan nilai perusahaan sampai Rp 1 Triliun. Namun seperti halnya kapal yang naik seiring dengan pasangnya air, sebagian besar harga saham akan ikut naik jika bursa saham mengalami kenaikan. Untuk itu, MVA yang positif mungkin tidak sepenuhnya diakibatkan oleh tindakan manajemen.

Konsep lain yang berhubungan dengan Market Value Added adalah Economic Value Added (EVA). EVA disebut juga dengan “laba ekonomi”. EVA merupakan estimasi laba usaha yang sebenarnya dan sangat jauh berbeda dengan laba menurut akuntansi karena dalam EVA laba akan dikurangi dengan biaya modal sedangkan dalam akuntansi laba usaha tidak dikurangi dengan biaya modal. EVA dirumuskan sebagai berikut:

EVA = NOPAT – Biaya Modal

EVA = EBIT (1 – Tax) – (Total Modal Operasi x Weighted Average Cost of Capital)

Jika nilai EVA positif berarti bahwa laba operasi setelah pajak melebihi biaya modal yang dibutuhkan untuk menghasilkan laba tersebut. Nilai EVA juga berguna untuk menentukan kompensasi yang “wajar” baik bagi manajer divisi maupun manajer puncak.

Advertisements